IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR Meraih penghargaan di Hari Guru Nasional 2018

27 November 2018 Administrator



Peringatan hari guru nasional Republik Indonesia tingkat propinsi Kalimantan Timur diperingati dengan upacara meriah di Stadion madya Sempaja Samarinda. Dalam kesempatan tersebut IKIP PGRI Kalimantan Timur meraih penghargaan dari persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dalam dedikasinya untuk pengembangan pendidikan Nasional.( 27/11/18).

Hari Guru Nasional (HGN) di peringati setiap Tanggal 25 November yang juga merupakan hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Pemerintah Propinsi Kalimantan Timur memperingati Hari Guru Nasional tahun 2018 yang di pusatkan di Stadion Madya Samarinda. Dalam upaya meningkatkan Professionalme Guru Pemerintah Propinsi Kalimantan Timur memberikan penghargaan kepada tokoh- tokoh yang berjasa bagi dunia pendidikan. Salah satunya adalah Drs. H.M. Kasdie, A.MM sebagai Rektor IKIP PGRI Kalimantan Timur. Dibawah kepemimpinan H.M Kasdie IKIP PGRI Kalimantan Timur kini menjadi Perguruan Tinggi yang besar, maju dan berkembang dengan pesat dan saat ini sangat diminati masyarakat luas baik lokal maupun nasional. Masyarakat Kalimantan Timur khususnya, sudah mengenal IKIP PGRI Kaltim sebagai perguruan Tinggi yang mencetak guru professional, berkarakter dan berbudaya hingga ke pelosok desa-desa terpincil di Kalimantan Timur. Piagam penghargaan tersebut di serahkan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur

Tema peringatan HGN tahun 2018 adalah “ Meningkatkan Professionalisme Guru menuju Pendidikan abad 21”. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyampaikan sambutanya yang di bacakan oleh Wakil gubernur Kalimantan Timur. Dalam sambutanya menteri pendidikan dan kebudayaan, Muhadjir Effendy menyampaikan 6 point penting yaitu:

  1. Tantangan guru abad 21

Pemerintah mengajak seluruh guru untuk meningkatkan kualitas agar memiliki kompetensi sesuai dengan kemajuan Jaman.

  1. Manfaatkan kemajuan Tehnologi

Memasuki revolusi industry 4.0, guru dihimbau mampu memanfaatkan kemajuan tehnologi dan informasi yang super cepat untuk meningkatkan kualitas pengajaran di sekolah.

  1. Peran guru tidak tergantikan.

Walupun kemajuan tehnologi dan informasi yang sangat cepat, peran guru tidak tergantikan. Sebagai pendidik guru menanamkan karakter, nilai moral, integretas yang tidak dapat tergantikan dengan tehnologi.

  1. Mengubah sisi negative menjadi positif.

Kemajuan tehnologi mempunyai sisi negatif. Guru sebagai pendidik harus mampu mengubahnya kearah positif untuk masa depan peserta didiknya.

  1. Titipan amanah bangsa

Di pundak guru, bangsa Indonesia menitipkan masa depan bangsa.

  1. Pemeratan pendidikan

Di setiap daerah di harapkan semua guru dapat meningkatkan kualitasnya, sehingga semua peserta didik dimanapun di Indonesia mempunyai guru yang professional yang mampu membuat peserta didik menjadi orang hebat baik mental maupun pengetahuanya.

(Humas Ikip PGRI Kaltim)


Bagikan :